Bila Anda memiliki aturan tertentu untuk menghitung lateness, undertime dan overtime, ikuti langkah berikut untuk menerapkannya di HReasily:

1. Buka Manage Company

2. Klik tab Time

3. Scroll menuju Pengaturan Data Kehadiran dan klik EDIT

4. Pada layar pop-up, Pilih opsi yang Anda butuhkan: Lembur, Keterlambatan dan/atau Undertime.

Glossari:

  1. Lembur
    Waktu kerja tambahan diluar jadwal kerja normal.
    Count Overtime based on start and end working hours
    Tolerance Overtime (Start Working Hour)
    [Contoh: jika karyawan mulai bekerja pada 9:00 dan toleransinya 15 menit, overtime akan dihitung bagi time-in sebelum 8:45]
    Tolerance Overtime (End Working Hour)
    [Contoh: jika karyawan selesai bekerja pada 18:00 dan toleransinya 15 menit, overtime akan dihitung bagi time-out setelah 18:15]

    Count Overtime based on daily working hours
    [Contoh: jika karyawan bekerja 8 jam sehari dan toleransinya 15 menit, overtime akan dihitung bagi karyawan bekerja lebih dari 8 jam 15 menit]

  2. Keterlambatan
    {Example: jika karyawan mulai bekerja pada 9:00 dan toleransinya 15 menit, potongan keterlambatan akan berlaku bagi time-in 9:15 keatas]

  3. Undertime
    {Example: jika karyawan bekerja 8 jam sehari dan toleransinya 15 menit,potongan keterlambatan akan berlaku bagi karyawan bekerja lebih dari 7 jam 45 menit]

Catatan penting: untuk memastikan perhitungan berjalan dengan benar, periksalah jadwal kerja karyawan sudah diatur dengan benar. Ikuti petunjuk di sini.


Next Guide: Daftar Petugas Persetujuan Absensi

Did this answer your question?