Import History Pajak merupakan fitur yang berfungsi untuk melengkapi data sejarah payroll karyawan sebelum perusahaan Anda menggunakan penghitungan pajak dari sistem Sleekr HR.

Import History Pajak perlu dilakukan agar nominal penghitungan pajak pada akhir tahun setiap karyawan menyesuaikan dengan kondisi sebenarnya, yaitu dari masa join karyawan hingga akhir tahun. 

Misalnya karyawan A bergabung di perusahaan dari September 2017. Karyawan B bergabung pada Mei 2018. Perusahaan efektif menggunakan Sleekr untuk Agustus 2018

Import History Pajak untuk karyawan A dilakukan pada periode Januari-Juli 2018
Import History Pajak untuk karyawan B dilakukan pada periode Mei-Juli 2018

Selain itu langkah ini diperlukan untuk menghasilkan form 1721-A1 yang tepat.
Apabila langkah ini tidak dilakukan maka perhitungan pajak karyawan diasumsikan dimulai pada saat pertama kali penghitungan payroll di sistem Sleekr.

Adapun langkah-langkah untuk melakukan history pajak adalah sebagai berikut:

  1. Pilih menu Keuangan -- Payroll


2. Pilih History Pajak--Download template

3. Isi template sesuai dengan panduan di bawah ini:

NIK: Wajib diisi dengan Nomor Induk Karyawan
Nama: Tidak wajib diisi, hanya sebagai bantuan untuk penginputan data histori
Periode: Diisi dengan periode (bulan) yang ingin diinput
Gaji/Pensiun: Diisi dengan gaji pokok karyawan
Tunjangan PPh: Diisi dengan tunjangan pajak yang diberikan dari perusahaan ke karyawan ( tipe netto)
Tunjangan lainnya: Diisi dengan tunjangan kena pajak yang diterima karyawan periode tersebut.
Premi asuransi yang dibayarkan: Diisi dengan JKK, JKM dan BPJS Kesehatan yang dibayarkan perusahaan
Tantiem, Bonus, Gratifikasi, Jasa Produksi dan THR: Diisi dengan total komponen tidak tetap. Apabila hanya ada komponen pengurang, dapat diinput dengan tanda minus. Namun apabila ada penambah dan pengurang maka diinput langsung dengan totalnya saja.
Iuran pensiun atau iuran THT/JHT: Diisi dengan JHT (2%) dan JP (1%) yang dibayarkan oleh karyawan
PPh 21: Diisi nominal dengan potongan PPh 21 yang dikenakan kepada karyawan.


4. Setelah template diisi dengan lengkap template dapat diunggah kembali ke dalam sistem.

5. Setalah penginputan History Pajak dilakukan, maka penghitungan pajak akhir tahun akan menyesuaikan dari periode join karyawan hingga akhir tahun.

Did this answer your question?