Berikut penjelasan pada pengaturan kebijakan cuti :

1. Cuti ini menggunakan metode perhitungan
Terdapat 2 metode perhitungan cuti di Sleekr HR yaitu :

  • Standar
    Hak cuti setiap staf dalam 1 periode akan langsung diberikan kepada staf di awal periode.
    Contoh :
    Hak cuti staf di tahun 2018 adalah sebanyak 12. Oleh sebab itu di awal periode cuti (1 Jan 2018) setiap staf akan mendapatkan saldo cuti sebanyak 12.
  • Monthly accrual
    Hak cuti setiap staf dalam 1 periode akan diberikan secara berangsur setiap bulan.
    Contoh :
    Hak cuti staf di tahun 2018 adalah sebanyak 12.
    Oleh sebab itu di awal periode cuti (1 Jan 2018) staf akan mendapatkan saldo cuti sebanyak 1.
    Selanjutnya setiap tanggal 1 di bulan selanjutnya akan mendapatkan lagi saldo cuti sebanyak 1, sehingga total saldo cuti yang didapat staf pada akhir periode adalah sebanyak 12

2. Saldo akan dipengaruhi setiap
Merupakan periode awal setiap staf mendapatkan saldo cuti. Terdapat 2 tipe periode cuti di Sleekr HR yaitu :

  • 1 Januari
    Periode cuti akan dimulai setiap tanggal 1 Januari 2018 dan berakhir di tanggal 31 Desember 2018
  • Tanggal bergabung staf
    Periode cuti dimulai berdasarkan tanggal bergabung staf.
    Contoh :
    Tanggal bergabung staf : 10 Maret 2018
    Periode cuti akan dimulai setiap tanggal 10 Maret 2018 dan berakhir di tanggal 09 Maret 2019

Note : 

  • Durasi periode cuti pada aplikasi Sleekr HR saat ini adalah 12 bulan.
  • Periode cuti tidak dapat dirubah apabila sudah pernah ada pengajuan cuti untuk kebijakan tersebut

3. Saldo setiap staf adalah
Mengatur total saldo cuti yang dapat diperoleh oleh setiap staf dalam 1 periode, namun saldo cuti juga dapat diatur tanpa batasan.

4. Saldo cuti akan dihitung pro-rata
Hanya berlaku untuk staf baru dimana pada tahun pertama saldo cuti yang diperoleh akan dihitung secara pro-rata berdasarkan masa kerja.
Perhitungan ini hanya berlaku apabila periode cuti yang digunakan dimulai setiap tanggal 1 Januari.
Contoh :
Tanggal bergabung staf : 10 Maret 2018
Saldo setiap staf : 12
Hasil perhitungan pro-rata = { (12-3+1) / 12 } * 12 = 10
Jadi, total saldo cuti yang diperoleh staf pada tahun 2018 adalah 10 cuti

5. Kebijakan ini mengizinkan hutang cuti
Mengizinkan setiap staf untuk mengajukan cuti meskipun sisa saldo staf sudah tidak mencukupi. Selanjutnya hutang cuti tersebut akan menjadi potongan di periode cuti selanjutnya.
Contoh :
Sisa saldo cuti tahun 2018 : 5
Staf dapat mengajukan cuti sebanyak 6 di tahun 2018
Sehingga menyebabkan sisa saldo cuti tahun 2018 menjadi -1
Terkait hal ini akan menyebabkan saldo cuti staf tahun 2019 menjadi 12 - 1 = 11

6. Sisa saldo dapat digunakan pada periode selanjutnya
Mengatur apakah sisa saldo pada periode ini masih dapat digunakan untuk periode ke depan. Sisa saldo yang dapat digunakan bisa kita atur maksimum x hari atau tanpa batasan. Selain itu, untuk saldo cuti ini dapat memiliki periode aktif yang berbeda dengan saldo cuti pada poin 3.
Saldo cuti ini kita sebut juga saldo carry over
Contoh :
Sisa saldo cuti tahun 2018 : 5
Pengaturan maksimum cuti yang dapat digunakan pada periode ke depan : 3
Perode cuti carry over : 3 bulan
Terkait hal ini akan menyebabkan saldo cuti staf tahun 2019 menjadi
Saldo carry over : 3 bulan
Periode carry over : 1 Januari 2019 - 31 Maret 2019

7. Staf dapat menggunakan saldo cuti ini sejak
Mengatur sejak kapan setiap staf dapat menggunakan saldo cuti. Pengaturan ini hanya berlaku untuk staf baru di tahun pertama.
Khusus untuk staf yang baru dapat menggunakan saldo cuti setelah 1 tahun bergabung, maka tidak akan mendapatkan saldo cuti di tahun pertama (0 saldo cuti)
Contoh :
Tanggal bergabung staf : 10 Maret 2018
Staf dapat menggunakan saldo cuti ini sejak : 3 bulan
Jadi, staf baru dapat menggunakan saldo cuti nya untuk mengajukan cuti adalah sejak 10 Juni 2018


8. Simulasi perhitungan cuti
8.1 Cuti metode Standar 

8.1 Cuti metode Monthly Accrual

Did this answer your question?